Contents
5 Legiun Asing MLBB Yang Berhasil Di Scene Kompetitif Indonesia – Mobile Legends ialah salah satu permainan esports terpopuler di Indonesia dikala ini. Bermacam kompetisi baik lokal ataupun internasional senantiasa sukses menarik atensi para penggemar setia Mobile Legends di Indonesia.
5 Legiun Asing MLBB Yang Berhasil Di Scene Kompetitif Indonesia

Kepopuleran tersebut membuat Mobile Legends jadi salah satu aspek meningkatnya pertumbuhan esports di tanah air. Scene yang ketat pula membuat tidak sedikit pemain asing yang mau merasakan kompetisi Mobile Legends di Indonesia. Tidak sedikit pula dari mereka yang berhasil berkarir di Indonesia apalagi sebagian antara lain masih bertahan sampai dikala ini. Berikut regu Esports ID rangkum sebagian nama pemain asing yang berhasil berkarier di scene kompetitif Mobile Legends Indonesia.
Zulkarnain “WizzKing” Zulkifli – Brunei Darussalam (RRQ)
WizzKing merupakan pemain asing yang dapat dibilang “senior” di ajang esports Mobile Legends Indonesia. Alasannya pemain asal Brunei Darussalam ini telah menjajaki pro scene di Indonesia semenjak MPL ID Season 2 bersama regu Saints Indo.
Sehabis hengkang dari Saints Indo, karier Wizzking bersinambung dengan bergabung ke regu RRQ Zen. Sayangnya, regu tersebut terpaksa bubar saat sebelum MPL ID Season 4. Wizzking kembali ke panggung MPL dikala merambah season 5 sampai season 7 serta menguatkan regu RRQ Hoshi.
Diketahui selaku pemain top global sebagian Hero di Mobile Legends, keahlian WizzKing sanggup bawa RRQ jadi regu terkuat di babak Regular MPL Season 5 kemudian Walaupun tidak tampak di tiap pertandingan, penampilannya kala bermain dapat dibilang lumayan baik.
WizzKing memutuskan buat pensiun dari pro scene Mobile Legends sehabis MPL ID Season 7 serta fokus jadi streamer buat regu RRQ.
Lu “SaSa” Khai Ben – Malaysia (ONIC Esports)
SaSa merupakan salah satu dari “5 Kage” yang sukses bawa ONIC Esports jadi regu terkuat serta memenangkan bermacam gelar beruntun, semacam MPL ID Season 3, MSC 2019, serta Piala Presiden Esports 2019.
Lebih dahulu SaSa sempat bergabung dengan regu Malaysia NY Esport. Tetapi sebab merasa kurang tumbuh dia kesimpulannya memutuskan buat menerima tawaran James buat menguatkan regu ONIC Esports yang dikala itu masih bernama ONIC.NV.
Sehabis hengkang dari ONIC Esports sebagian waktu kemudian pemain asal Malaysia ini kembali ke negaranya buat membela salah satu regu dari MPL MY, ialah regu SMG. Walaupun telah tidak berkompetisi di scene kompetitif Indonesia, sampai saat ini SaSa masih jadi salah satu pemain asing yang tercatat berhasil berkarir di tanah air.
Chen “James” Teng – Singapura (RRQ)
James mengawali kariernya dengan bergabung selaku pemain di regu ONIC.NV pada September 2018. Dikala itu, dia jadi orang awal yang mengajak SaSa buat bergabung dengan ONIC.NV. Tetapi sehabis sebagian kali kandas membagikan gelar buat timnya, James memutuskan buat pindah ke RRQ pada Januari 2019.
Pemain asal Singapura ini ditunjuk jadi pelatih di RRQ. James terbilang lebih berhasil dikala jadi coach dibanding pemain. Alasannya dia sukses membagikan gelar back-to-back pada RRQ Hoshi dikala memenangkan juara MPL ID season 5 serta 6. Tidak hanya itu, James pula sukses bawa si raja menjuarai ajang MPL Invitational 2020.
Jelang MPL Season 7 kemudian James kesimpulannya formal meninggalkan RRQ. Selepas dari RRQ, dia jadi coach dari salah satu regu partisipan MPL MY, ialah regu SMG.
Muhammad “Rippo” Arif – Malaysia (BTR)
Di dini kariernya Rippo pernah menguatkan regu Aerowolf di MDL Season 1. Sayangnya dikala itu, pemain asing ini sama sekali tidak diturunkan buat bertanding.
Tidak lama sehabis itu, dia memutuskan buat meninggalkan Aerowolf serta formal bergabung dengan Bigetron Alpha. Pada MPL Season 7 kemudian pemain offlaner ini meyakinkan kemampuannya dengan bawa Bigetron menempati posisi runner up.
Tidak hanya sebab kemampunannya, Rippo pula jadi salah satu wujud yang menarik serta ditunggu di panggung MPL sebab aksi taunting di depan kamera usai pertandingan. Apalagi Rippo memperoleh istilah “King of Taunting” sebab kebiasaannya itu.
Lebih dahulu Rippo pula telah berprestasi di negeri asalnya dengan memenangkan MPL MY/SG Season 3 bersama Geek Fam. Saat ini pemain asal Malaysia ini masuk ke jajaran pemain asing yang berhasil berkarir di Indonesia.
Bjorn “Zeys” Ong – Singapura (EVOS)
Zeys merupakan mantan pemain professional Arena of Valor (AOV) dari regu Resurgence, Singapura. Dikala terjun ke ranah kompetitif Mobile Legends di Indonesia, dia ditunjuk buat melatih regu EVOS Legends.
Bersama Zeys, regu macan putih sukses mencapai bermacam gelar bergengsi, semacam MPL ID season 4 serta 7, M1 World Championship 2019, serta MSC 2021. Tidak cuma berkarier selaku coach, Zeys pula sempat terjun selaku player EVOS Legends.
Dikala itu, dia kurang puas dengan performa EVOS serta buatnya turun langusng di ajang MPL Invitational selaku tank. Tetapi usaha Zeys masih belum lumayan baik buat mengangkut performa EVOS di turnamen itu.